Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Jerry Sambuaga/Net

Politik

DPR Pesimis RUU Keamanan Dan Ketahan Siber Selesai Periode Sekarang

SABTU, 10 AGUSTUS 2019 | 00:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi I DPR RI pesimis pembahasan rancangan undang-undang (RUU) Kemanan dan Ketahanan Siber (Kamtansiber) dapat diselesaikan di periode yang akan berakhir pada September ini.
 
“Kalau kita lihat kan pembahasannya saja belum selesai, masih harus terus digodok,” ujar anggota Komisi I DPR RI, Jerry Sambuaga, Jumat (9/8).

Jerry menyebut pembahasan RUU Kamtansiber sampai saat ini masih dalam tahap pembahasan awal. Oleh sebab itu, RUU Kamtansiber ini diakui masih membutuhkan waktu bila ingin disahkan.


“Sampai september ini (rasanya) belum (selesai),” jelasnya.

Dia pun memastikan pembahasan RUU tidak serta merta dapat dibahas periode baru. Sebab DPR akan diisi oleh anggota baru yang belum tentu memiliki pandangan sama dengan anggota DPR periode saat ini, khususnya mengenai RUU Kamtansiber.

“Filosofinya kami di DPR kan kalau tidak selesai, anggota-anggota baru nanti pembahasan dimulai lagi dari awal,” tukasnya.

RUU Kamtansiber menjadi usul inisiatif DPR pada awal Juli 2019. Inisiatif ini berangkat dari kebutuhan Indonesia yang dinilai belum memiliki pengaturan memadai terkait strategi keamanan siber karena ada sejumlah keterbatasan dan kelemahan dalam melindungi infrastruktur dan keamanan siber di Indonesia, lantaran ketentuannya masih tersebar di berbagai regulasi.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya