Berita

Helikopter MI-17/Net

Nusantara

Masuki Hari Ke-42, Nasib Helikopter MI-17 Yang Hilang Masih Tanda Tanya

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 15:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pencarian Heli MI-17 dengan nomor registrasi HA-5138 yang hilang saat melaksanakan operasi distribusi logistik dan rotasi pasukan satga pengamanan di perbatasan Oksibil, Papua telah memasuki hari ke-42. Anggota TNI masih melakukan misi pencarian baik melalui darat maupun udara.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto menyampaikan, operasi pencarian heli yang dinyatakan lost contact pada 28 Juni 2019 silam itu melibatkan heli jenis Bell 412 EP Noreg. HA-5185 yang beroperasi di Base Ops Lanud Silas Papare Sentani.

“Selain itu kita juga libatkan pesawat pengintai udara jenis Boeing 737 AI-7302 yang saat ini sudah beroperasi pencarian di wilayah Oksibil Area,” ungkap Kapendam kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (9/8).


“Sementara Tim Darat melanjutkan kegiatan pemantauan dan mencari informasi di Distrik
Oksebang mengenai info keberadaan terakhir heli,” imbuhnya.

Letkol Eko mengungkapkan, tim menemui kendala yang dalam melakukan operasi search and rescue tersebut, pasalnya, medan alam melewati pegunungan terjal Oksibil. Selain itu, cuaca di lokasi tak menentu membuat tim kesulitan untuk mencari titik lost contact.

“Kondisi geografis yang terdiri dari rangkaian ketinggian dan perubahan cuaca yang signifikan tentunya menjadi faktor berpengaruh dalam proses misi SAR heli MI17 V5 HA-5138. Sampai dengan hari ini upaya pencarian belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan heli,” tandasnya.

Sekadar informasi, sejak 2 Agustus 2019 lalu, Mabes TNI sudah mengerahkan operasi pencarian skala besar untuk menemukan MI-17.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya