Berita

Sekjen PBB Antonio Guterres/Net

Dunia

Pembatasan India Perburuk Situasi HAM Di Kashmir

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 07:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sekjen PBB Antonio Guterres khawatir atas pembatasan yang saat ini terjadi di wilayah Kashmir yang dikelola India.

Wilayah mayoritas Muslim itu diketahui berada di bawah penguncian keamanan dan pemadaman komunikasi hampir total selama lebih dari empat hari sejak India menghapus status otonomi khusus.

Guterres menambahkan, pembatasan dapat memperburuk situasi hak asasi manusia di wilayah itu.


Dikabarkan Al Jazeera, dia juga mengimbau agar India dan Pakistan menahan diri dari mengambil langkah-langkah yang dapat memengaruhi status kawasan itu. Langkah New Delhi telah meningkatkan ketegangan dengan Pakistan.

Sejak pembatasan dan penguncian dilakukan India, ribuan polisi paramiliter India dikerahkan di kota terbesar Kashmir, Srinagar. Selain itu sekolah-sekolah ditutup dan jalan-jalan dan lingkungan dibarikade untuk menghentikan demonstrasi publik terhadap perubahan besar-besaran.

Selain itu, ratusan orang telah ditangkap sejak awal pekan ini.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya