Berita

Brexit/Net

Dunia

Inggris Siap Longgarkan Aturan Imigrasi Untuk Ilmuwan Pasca Brexit

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 07:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Inggris akan melonggarkan aturan imigrasi untuk menarik lebih banyak ilmuwan elit pasca Brexit. Pelonggaran imigrasi akan dilakukan dengan berupaya mempercepat visa.

"Untuk memastikan kami terus memimpin dalam kemajuan pengetahuan, kami tidak hanya harus mendukung bakat yang sudah kami miliki di sini, tetapi juga memastikan sistem imigrasi kami menarik pikiran terbaik dari seluruh dunia," kata Perdana Menteri Boris Johnson (Kamis, 8/8), seperti dimuat Reuters.

Dia menambahkan, pihaknya akan mempersiapkan rute imigrasi jalur cepat yang akhir tahun ini untuk menarik para peneliti dan spesialis elit dalam sains, teknik dan teknologi.


Pelonggaran aturan ini akan dapat menghapus batasan jumlah yang memenuhi syarat untuk Visa Bakat Luar Biasa Tingkat 1 saat ini, memastikan tanggungan pelamar yang berhasil mengakses pasar tenaga kerja Inggris dan menghapus persyaratan memiliki tawaran pekerjaan sebelum tiba di Inggris.

Sistem baru ini akan dibuat setelah pembicaraan dengan lembaga dan universitas terkemuka.

Kelompok-kelompok bisnis dan universitas mendukung langkah ini, dan menyerukan reformasi untuk melangkah lebih jauh untuk membantu Inggris mengatasi kekurangan keterampilannya, khususnya dalam teknologi.

Universitas-universitas terkemuka, termasuk Oxford dan Cambridge, telah memperingatkan sektor ini dapat rusak parah jika Inggris hengkang dari Uni Eropa tanpa kesepakatan.

Karena hal itu dapat menghancurkan hubungan penelitian dan menghalangi orang-orang terpandai untuk belajar di Inggris.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya