Berita

Macron dan Trump/Net

Dunia

Donald Trump Tuduh Emmanuel Macron Kirim Sinyal Campuran Ke Iran

JUMAT, 09 AGUSTUS 2019 | 06:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa tidak ada pihak yang berwenang untuk berbicara dengan Iran atas nama Amerika Serikat. Dia pun menuduh Presiden Prancis Emmanuel Macron mengirim sinyal campuran ke Iran untuk kemungkinan pembicaraan.

"Saya tahu Emmanuel bermaksud baik, seperti halnya semua yang lain, tetapi tidak ada yang berbicara untuk Amerika Serikat melainkan Amerika Serikat sendiri," kata Trump dalam serangkaian cuitan di Twittwer (Kamis, 8/8).

Tidak segera jelas apa yang dimaksud Trump dalam cuitannya itu. Gedung Putih pun tidak segera memberikan komentar.


Namun Reuters awal pekan jni memuat bahwa Macron telah mengundang Presiden Iran Hassan Rouhani ke pertemuan puncak G7 bulan ini untuk bertemu dengan Trump. Akan tetapi, seorang diplomat Prancis membantah laporan itu.

Para pemimpin Eropa diketahui berusaha untuk meredakan konfrontasi antara Iran dan Amerika Serikat setelah negeri Paman Sam menarik diri dari perjanjian nuklir Iran tahun lalu dan memperbarui sanksi untuk mendorong kesepakatan baru.

Iran menanggapi langkah Amerika Serikat tersebut dengan serangkaian langkah, termasuk merebut sebuah kapal tanker Inggris di Teluk dan mundur dari beberapa komitmennya untuk membatasi aktivitas nuklirnya yang dibuat berdasarkan kesepakatan.

Krisis diperkirakan akan menjadi fokus pembahasan pada KTT G7 akhir bulan ini.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya