Berita

Petugas medis melayani pasien ebola/Net

Dunia

Tiga Dokter Dalang Pembunuhan Dokter WHO Di Kongo Berhasil Ditangkap

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 23:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tiga orang dokter di Republik Demokratik Kongo ditangkap karena diduga berperan dalam pembunuhan seorang dokter Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada bulan April lalu.

Dokter WHO yang dibunuh itu adalah dokter asal Kamerun bernama Richard Mouzoko dia ditembak mati dalam serangan terhadap sebuah rumah sakit di Butembo, sebuah kota di provinsi Kivu Utara dan merupakan pusat dari tanggapan ebola di negara itu.

Dia dikirim ke wilayah timur itu sebagai bagian dari upaya WHO untuk menghentikan penyebaran wabah penyakit ebola yang mematikan.


Seorang jaksa penuntut militer untuk Butembo, Letnan Kolonel Jean-Baptiste Kumbu dalam sebuah pernyataan kepada kantor berita AFP (Kamis, 8/9) mengatakan bahwa di balik pembunuhan itu ada tiga dokter Kongo yang berperan. Mereka telah ditangkap akan didakwa dengan tuduhan terorisme dan konspirasi kriminal.

Ketiga petugas medis itu dituduh mengadakan pertemuan pada 14 April lalu untuk merencanakan pembunuhan Mouzoko. Sementara itu, dokter keempat yang diduga terlibat dalam pembunuhan pada 19 April lalu masih buron.

Kumbu mengatakan, anggota kelompok bersenjata yang ditangkap dan diyakini berada di balik pembunuhan itu melibatkan empat dokter selama interogasi.

Belum jelas apa motif di balik aksi pembunuhan tersebut.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya