Berita

Presiden Amerika Serikat Donald Trump/Net

Dunia

Survei: Pasca Penembakan Massal, Trump Semakin Tidak Diterima Di Kalangan Pemilih Muda

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 | 22:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Tingkat penerimaan warga Amerika Serikat atas pekerjaan yang telah dilakukan oleh Presiden Donald Trump mengalami penurunan sebanyak enam poin di kalangan pemilih muda. Pemilih karegori ini berusia antara 18 dan 34 tahun.

Hal itu terungkap dalam jajak pendapat terbaru yang dilakukan oleh Hill-HarrisX yang dirilis pasa Rabu (7/8).

Jajak pendapat itu menemukan, 37 persen pemilih dalam demografi tersebut menyetujui Trump. Jumlah itu menurun jik dibandingkan dengan 43 persen ketika jajak pendapat yang sama dilakukan dua minggu lalu.


Jajak pendapat diambil setelah dua kasus penembakan massal yang terjadi selama akhir pekan kemarin. Total ada 31 orang yang meninggal dunia dalam dua penembakan massal itu.

Penembakan massal itu menimbulkan pertanyaan baru tentang retorika Trump terkait migran. Pasalnya, salah satu pelaku penembakan mengunggah manifesto online terkait sentimen anti-migran.

Meski begitu, dalam jajak pendapat yang sama, peringkat persetujuan Trump sedikit lebih kuat di antara pemilih berusia antara 35 dan 49 tahun. Sebanyak 52 persen dari mereka di kelompok usia itu menyetujui kinerja Trump.

Namun penurunan penerimaan jug terjadi di kalangan pemilih pedesaan dan responden di Selatan.

Sekitar 45 persen dari pemilih di wilayah selatan Amerika Serikat mengatakan mereka menyetujui kinerja Trump. Angka itu turun 4 poin dari jajak pendapat 20-21 Juli lalu.

Dikabarkan The Hill, jajak pendapat HarrisX tersebut melakukan survei di antara 1.003 pemilih terdaftar dengan margin kesalahan sampel plus atau minus 3,1 poin persentase.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya