Berita

Komjen Pol. Arief Sulistyanto/Net

Politik

Tradisi Emas Kalemdiklat Polri Jadi Wakapolri Bisa Berulang

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 13:07 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan punya kedekatan batin tersendiri dengan Lembaga Pendidikan Dan Latihan (Lemdiklat) Polri.

Dulu, selepas bertugas sebagai Ajudan Presiden Megawati Soekarnoputri, BG sempat bertugas sebagai Karobinkar Polri dari tahun 2004 sampai 2006.

Setelah itu, dia mendapat penugasan baru sebagai Kepala Selapa Lemdiklat Polri dari tahun 2006 sampai 2008.


Tahun 2012, ia kembali ditugaskan ke Lemdiklat Polri sebagai pimpinan di sana.

Selama 3 tahun BG menjadi Kalemdiklat Polri.

Banyak terobosan yang dilakukan BG di jajaran Lemdiklat, baik saat dia menjadi Kepala Selapa Polri, ataupun saat menjadi Kalemdiklat Polri.

Di era Budi Gunawan misal, Lemdiklat Polri mengalami banyak perubahan dan kemajuan.

Selama 5 tahun BG pernah berkantor di sana. Dua tahun sebagai Kepala Selapa dan tiga tahun sebagai Kalemdiklat Polri.

BG sangat senang dan begitu bangga bisa bertugas di bagian pendidikan Polri.

Maka tidak heran, dia mencatat begitu banyak prestasi saat bertugas sebagai Kepala Selapa Polri misalnya yaitu melalukan pembangunan Mako Selapa Polri, membangun Selapa Knowledge Center, membangun Graha Kualita, mendirikan fasilitas olah raga, cafe internet, apotik, perpustakaan modern dan book store, Gapura Selapa, Monumen R. Soekanto, Koperasi Selapa Mart, home schooling, rumah sakit, flat dan membangun Masjid Selapa.

Dan ketika BG menjadi Kalemdiklat Polri, dia pun melakukan begitu banyak terobosan yaitu merenovasi Mako Lemdikpol, menyusun grand design Lemdikpol tahun 2013-2025 dan masih banyak lagi.

Sejak awal Januari 2019, Lemdiklat Polri kini dipimpin oleh Komjen Pol. Arief Sulistyanto (lulusan Akpol 1987), yang sekaligus merupakan mantan Kabareskrim Polri.

Renovasi besar-besaran juga langsung dilakukan Arief pada gedung utama Lemdiklat.

Dimulai dari renovasi pada ruang kerja Wakil Kalemdiklat Polri yang dijabat oleh Irjen Pol. Boy Rafli Amar.

Baru setelah itu, renovasi pada ruang kerja Kalemdiklat Polri.

Sejarah mencatat bahwa tiga orang mantan Kalemdiklat Polri yang masa jabatannya berurutan di Lemdiklat Polri, semuanya mencapai puncak karier dalam organisasi Polri sebagai Wakapolri.

Mereka adalah Komjen Pol. Oegroseno, Komjen Pol. Budi Gunawan dan Komjen Pol. Syafruddin.

Sehingga, tradisi emas di mana jabatan Kalemdiklat Polri berlanjut pada jenjang yang lebih tinggi sebagai Wakapolri, mungkin saja akan terulang lagi dalam waktu dekat.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Arief Sulistyanto, berpeluang jadi Wakapolri menggantikan Komjen Pol. Ari Dono Sukmanto yang segera akan pensiun akhir tahun ini.

Bahkan lebih bari itu, Arief disebut-sebut berpeluang paling besar jadi Kapolri menggantikan Jenderal Pol Tito Karnavian yang akan segera berakhir masa jabatannya.

Kabar yang beredar di kalangan media, Presiden Joko Widodo tengah mempertimbangkan sejumlah nama perwira tinggi Polri untuk menjadi Kapolri dan Wakapolri yang baru.

Diantaranya adalah Kalemdiklat Komjen Pol. Arief Sulistyanto, Irwasum Komjen Pol. Moechgiyarto (yang notabene juga merupakan mantan Kalemdiklat Polri), kemudian Kabaintelkam Komjen Pol. Agung Budi Maryoto dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Gatot Eddy Pramono. Inilah empat Perwira Tinggi Polri yang dijagokan sejumlah pihak menjadi Kapolri atau Wakapolri yang baru.

Kita tunggu saja kabar baik tentang suksesi kepemimpinan di Mabes Polri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya