Berita

Presiden Turki Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Brasil Tolak Permintaan Turki Untuk Ekstradisi Lawan Erdogan

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 09:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Mahkamah Agung Brasil menolak permintaan ekstradisi terhadap lawan Presiden Turki Tayyip Erdogan, Ali Sipahi.

Dia adalah seorang pengusaha dan pemilik restoran di Sao Paulo dan juga merupakan anggota Hizmet, sebuah gerakan Islam moderat yang diilhami oleh ulama Turki yang berbasis di Amerika Serikat, Fethullah Gulen. Gerakan itu dianggap sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Turki.

Brasil menolak permintaan ekstradisi karena dinilai tidak ada jaminan bahwa Sipahi akan mendapatkan pengadilan yang adil di Turki.


"Tidak ada jaminan bahwa orang yang diekstradisi akan memastikan persidangan yang tidak memihak oleh hakim independen," kata Hakim Edson Fachin dalam keputusannya dengan suara bulat (Selasa, 6/8).

Kantor kepala jaksa penuntut Brasil berargumen di depan pengadilan menentang ekstradisi Sipahi, yang telah tinggal di Brasil selama 12 tahun. Pihaknya mengatakan tidak memiliki bukti tindakan teroris yang dilakukan oleh Hizmet.

Sementara itu, surat kabar Estado de S.Paulo, seperti dimuat ulang Reuters, melaporkan bahwa ada sekitar 300 warga Turki yang terhubung dengan Hizmet yang tinggal di Brasil. Pemerintah Turki mencari ekstradisi setidaknya 10 dari mereka.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya