Berita

Cathay Pasifik/Net

Dunia

Cathay Pasifik Pantau Penumpang Lewat CCTV Ruang Tunggu Dan Sistem Hiburan Pesawat

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 06:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maskapai penerbangan asal Hong Kong, Cathay Pacific mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat aktivitas penumpang yang ditangkap melalui CCTV di ruang tunggu bandara dan di pesawat.

Pihak maskapai juga memantau penggunaan sistem hiburan dalam penerbangan oleh pelanggan. Pemantauan itu dilakukan sesuai dengan kebijakan privasi yang diperbarui pada bulan Juli tahun ini.

"Sejalan dengan praktik standar dan untuk melindungi pelanggan dan staf garis depan kami, ada kamera CCTV yang dipasang di ruang tunggu bandara kami dan di pesawat terbang (satu kamera, diposisikan dekat pintu kokpit) untuk tujuan keamanan," begitu pengumuman pihak Cathay Pacific pada Selasa (6/8).


Meski begitu, pihak maskapai memastikan tidak ada kamera dalam sistem hiburan dalam penerbangan.

"Sistem hiburan dalam penerbangan kami tidak memiliki kamera, mikrofon, atau sensor untuk memonitor penumpang, juga di masa lalu," sambungnya.

Menurut kebijakan privasi yang diperbarui, maskapai ini juga mengumpulkan data seperti jadwal perjalanan penumpang, rincian bagasi yang hilang dan klaim lainnya, serta pembelian produk bebas bea.

Langkah ini diambil untuk meningkatkan pengalaman terbang, dan untuk mempersonalisasikan produk dan layanan.

"Kami akan menyimpan data pribadi selama diperlukan untuk memenuhi kebutuhan bisnis. Informasi yang tidak lagi dibutuhkan dianonimkan atau dihancurkan dengan aman," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya