Berita

Rini Soemarno/Net

Politik

Mati Listrik Turut Padamkan Langkah Rini Soemarno

RABU, 07 AGUSTUS 2019 | 00:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kasus pemadaman listik di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten menjadi pintu gerbang Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi semua sektor kerja di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Jokowi bisa mengevaluasi di mana pokok permasalahan perusahaan plat merah, sehingga lima tahun ke depan tidak terjadi lagi dan membawa untuk bagi rakyat.

"Jadi sebagai bahan evaluasi selama lima tahun ini kira-kira di mana letak kesalahannya," ujar pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN Jakarta, Adi Prayitno saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Selasa (6/8).


Menurutnya, peforma BUMN memang tengah jeblok. Selain banyak yang merugi, perusahaan BUMN juga terlibat kasus dugaan korupsi sebagaimana kini ditangani KPK.   

"Tapi yang jelas BUMN kita perfoma bekerjanya memang jauh dari ekspektasi. Semua akan tergantung evaluasi yang dilakukan oleh Jokowi," jawabnya.

Sementara pemadaman listrik yang terjadi para Minggu (4/8) dengan cakupan yang luas dan durasi yang lama seolah turut menambah beban Rini Soemarno sebagai menteri BUMN.

"BUMN ini kementerian yang paling banyak dinantikan kerjanya. Yang pasti kejadian PLN ini, akan membuat langkah Rini kembali dua periode agak berat," papar Adi.

Langkah Rini semakin berat lantaran Jokowi akan lebih independen, agresif dan berani dalam menentukan siapa yang layak dan pantas untuk membantu mempercepat program kerja.

"Sepertinya Jokowi juga tidak akan banyak berkompromi dengan partai politik," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya