Berita

Sayed Junaidi Rizaldi bersama Presiden Jokowi/Net

Politik

SJR, Aktivis 98 Yang Dijagokan Jadi Menteri

SELASA, 06 AGUSTUS 2019 | 13:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Aktivis 98 Sayed Junaidi Rizaldi didukung menjadi salah satu Menteri di kabinet baru Presiden Joko Widodo. Sosok SJR sangat familiar di dunia pergerakan.

Dukungan itu disampaikan Hilman Firmansyah, mantan aktivis 98 yang juga aktivis buruh dalam keterangan tertulis kepada Kantor Berita RMOL, Selasa (6/8).

Beberapa waktu lalu Presiden Jokowi mengatakan bahwa aktivis 98 belum ada yang jadi menteri, dan tentu sesuai kapasitas dan kualitasnya maka sudah saatnya ada yang duduk dalam jajaran kabinet.


"Sebagai wacana siapa aktivis 98 yang layak mengisi posisi menteri di Kabinet Kerja jilid II? Salah satu namanya ada yang berasal dari Riau, yakni Sayed Junaidi Rizaldi, yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPRD Riau," kata Firmansyah.

SJR bisa menjadi menteri asal Riau jika Jokowi memilih berdasarkan agenda kedaerahan, apalagi percepatan pembangunan di Riau sedang menjadi fokus Jokowi.

Menurut Firmansyah, pengalaman SJR berorganisasi tidak perlu diragukan. Terakhir SJR yang dikenal dengan panggilan Pak Cik menjadi ketua pelaksana Halal Bilhalal Aktivis 98 bersama Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, dan juga ketua pelaksana Rembug Nasional Aktivis 98 di Kemayoran 7 Juli 2018 lalu.

"Semasa mahasiswa, Pak Cik juga aktif di pers mahasiswa Aspirasi serta pernah jadi pengurus Kwarnas Pramuka," ucapnya.

SJR juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan, punya seabrek pengalaman untuk memimpin salah satu kementerian yang ada. Kemampuan dan integritas aktivis 98 ini tidak diragukan lagi untuk memimpin sebuah kementerian di kabinet nanti.

"Jokowi harus komitmen terhadap agenda reformasi maka aktivis 98 dalam kabinet Jokowi dan mendapatkan kepercayaan dan amanah karena kiprah mereka penting untuk menuntaskan agenda-agenda reformasi," terangnya.

"Tapi bagaimana pun nantinya apakah ada aktivis 98 atau tidak yang masuk dalam kabinet Jokowi itu tergantung dari sang presiden sendiri," tutup Firmansyah menambahkan.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya