Berita

Presiden Jokowi bersama Menteri BUMN Rini Soemarno/Net

Politik

Pengamat: Jokowi Jangan Tutup Telinga, Sudah Banyak Alasan Copot Rini Soemarno

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 20:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kewenangan memilih atau mengganti menteri memang hak prerogratif Presiden. Namun Joko Widodo sebagai Presiden diminta untuk tidak tutup telinga dan mendengarkan masukan terbaik serta suara publik.

Perhatian publik saat ini tertuju kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno yang dinilai telah gagal dan layak dicopot dari jabatannya serta tidak pantas untuk kembali menjabat sebagai menteri BUMN di periode kedua Jokowi.

Ditambah dengan kasus pemadaman listrik oleh PLN yang terjadi dua hari ini, semakin memperburuk citra Rini yang tidak becus mengurus BUMN.


"Sudah banyak alasan yang kuat untuk mengevaluasi kinerja Bu Rini," demikian yang disampaikan oleh pengamat politik, Ade Reza Hariyadi saat dihubungi Kantor Berita RMOL pada Senin (5/8).

Menurutnya, ditangan Rini Soemarno, BUMN banyak mengalami kerugian. "Kita bisa lihat seperti apa kerugian BUMN selama ini. Nah sekarang Keberadaan Rini saat ini tergantung bagaimana hak prerogratif Jokowi," ucapnya.

"Dari banyaknya masalah-masalah itu, ini alasan kuat presiden untuk mempertimbangkan Rini. Sebaiknya presiden mendengarkan suara publik," pungkasnya.

Untuk diketahui BUMN dihujani masalah yang bertubi-tubi. Mulai dari padamnya listrik di separuh Pulau Jawa, laporan asli tapi palsu PT Garuda  Indonesia, nasabah PT Bank Mandiri yang tiba-tiba mengalami masalah bertambah kurangnya saldo rekening.

Selain itu insiden kebocoran minyak Pertamina di Karawang dan yang juga miris terciduknya pejabat BUMN oleh KPK karena melakukan transaksi gelap berupa suap.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya