Berita

Kapoksi F-PKB komisi VI DPR RI, HM Nasim Khan/Net

Politik

Listrik Padam Massal, Komisi VI DPR: BUMN Harus Ditata Secara Serius

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 12:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat diimbau untuk tidak mencari kambing hitam dalam kasus pemadaman listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang terjadi di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah, Minggu (4/8).

Menurut Kapoksi F-PKB komisi VI DPR RI, HM Nasim Khan, ada hal lain yang perlu menjadi fokus, yakni keseriusan stakeholder menata kembali perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menuju ke arah yang lebih baik.

“Saatnya sekarang menata serius, khusunya BUMN kita yang sangat jelas sesuai Undang-Undang bukan hanya untuk mengejar keuntungan, tapi kesejahteraan masyarakat dan bangsa,” kata Nasim Khan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/8).


Menurutnya, pemerintah harus kembali mengecek ulang seluruh sistem energi proyek-proyek yang terbangun dan mempersiapkan serta mengevaluasi yang akan dibangun.

“Selanjutnya, Negara harus memastikan proses operasional sistem energi seluruh proyek nasional siap secara khusus menghadapi padamnya energi listrik,” lanjutnya.

Legislator asli dapil Jatim III ini menilai bahwa peristiwa pemadaman listrik massal itu seharusnya bisa diantisipasi apabila kursi pimpinan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero merupakan orang yang berkualitas dan berpengalaman.

Sebab menurutnya dalam beberapa kali pergantian Dirut baru, pemadaman listrik selalu terjadi. Hal itu mengherankan lantaran sistem penyulang seharusnya tak rentan.

"Semua bisa trip/shut down, padahal dalam sistem penyulang yang terkoordinir secara teknis sudah diatur tidak overload, tetapi mengapa di-overload-kan. Belum lagi masalah lokal dimanapun tiap menit terjadi karena alam dan lain-lain,” katanya.

Untuk itu, Komisi VI DPR berencana bakal memanggil Plt. Dirut PT PLN, Sripeni Inten dan jajarannya guna mempertanyakan komitmen kerja dan mengetahui secara detail pemadaman listrik secara massal tersebut.

"Kami akan panggil juga (pertanyakan) komitmen dirut Plt. yang baru belum sebulan,” tegas Nasim Khan.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya