Berita

Kepala geng Brasil menyamar jadi putrinya./The Guardian

Dunia

Kepala Geng Brasil Menyamar Jadi Putri Remaja Demi Kabur Dari Penjara

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 09:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ada-ada saja ulah tahanan yang mencoba melarikan diri dari penjara ini. Dia adalah pemimpin geng Brasil bernama Clauvino da Silva. Dia mencoba kabur dari penjara dengan berpura-pura menjadi putrinya yang masih remaja ketika sang putri mengunjunginya di balik jeruji besi akhir pekan kemarin.

Pihak berwenang Brasil dalam sebuah pernyataan menjelaskan, da Silva yang juga dikenal dengan julukan "Shorty", mencoba meninggalkan penjara Gericino di bagian barat Rio de Janeiro dengan mengenakan pakaian putrinya dan topeng silikon.

Namun dia tampak gugup dan petugas melihat keanehan pada dirinya. Akhirnya upayanya untuk kabur pun gagal.


Tampaknya da Silva berencana meninggalkan putrinya yang berusia 19 tahun di dalam penjara, sementara dia kabur.

Polisi melihat kemungkinan adanya peran sang putri sebagai kaki tangan dalam upaya melarikan diri.

Dikabarkan The Gurdian, Sekretaris Negara Administrasi Penjara Rio merilis foto-foto yang memperlihatkan da Silva bersembunyi di balik dalam topeng gadis silikon dan wig panjang berambut gelap, mengenakan jins ketat dan kemeja merah muda dengan gambar kartun donat.

Mereka juga merilis video di mana da Silva dapat terlihat melepas topeng dan beberapa pakaian, dan menyebutkan nama lengkapnya.

Pihak berwenang mengatakan da Silva adalah bagian dari kepemimpinan Komando Merah, yakni salah satu kelompok kriminal paling kuat di Brasil yang mengendalikan perdagangan narkoba di sebagian besar wilayah Rio.

Setelah upaya pelarian yang gagal, da Silva kemudian dipindahkan ke unit penjara dengan keamanan maksimum dan akan menghadapi sanksi disipliner.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya