Berita

Kapal tanker Super Grace Iran/Net

Dunia

Iran Klaim Sita Kapal Tanker Penyelundup Bahan Bakar, Irak Bantah Terlibat

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 08:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korps Pengawal Revolusi Iran (IRGC) mengkalim telah menyita sebuah tanker minyak Irak di Teluk yang dianggap telah menyelundupkan bahan bakar untuk negara-negara Arab. Selain itu, tujuh awak kapal juga ditahan.

Kapal itu dicegat di dekat Pulau Farsi Iran di Teluk. IRGC sendiri diketahui memiliki pangkalan angkatan laut di Pulau Farsi yang terletak di utara Selat Hormuz.

"Pasukan angkatan laut IRGC telah menyita sebuah tanker minyak asing di Teluk Persia yang menyelundupkan bahan bakar untuk beberapa negara Arab," kata komandan Garda Ramezan Zirahi kepada TV pemerintah.


Zirahi mengatakan, kapal itu membawa bahan bakar sebanyak 700.000 liter. Namun dia tidak merinci kewarganegaraan awak yang ditahan.

"Kapal-kapal angkatan laut IRGC sedang berpatroli di daerah itu untuk mengontrol lalu lintas dan mendeteksi perdagangan ilegal ketika mereka menangkap kapal tanker itu," kata Zirahi seperti dimuat ulang Reuters.

Dia menambahkan bahwa penyitaan itu berkoordinasi dengan otoritas kehakiman Iran.

"Kapal tanker itu dipindahkan ke pelabuhan Bushehr, di mana bahan bakarnya diserahkan kepada pihak berwenang," sambungnya.

Sementara itu, Kementerian Perminyakan Irak mengatakan tidak memiliki hubungan dengan kapal tanker minyak yang disita oleh Iran.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya