Berita

ilustrasi/Net

Nusantara

Rumah Rusak Akibat Gempa Banten Pasti Dibantu

SENIN, 05 AGUSTUS 2019 | 05:41 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Korban gempa 6,9 skala richter yang terjadi di selatan Banten dipastikan tetap akan diperhatikan oleh pemerintah.

Pemerintah pusat bahkan telah memastikan akan memberi bantuan kepada masyarakat yang rumahnya rusak akibat gempa bumi pada Jumat malam (2/8) lalu

Kepala Seksi Perlindungan Bencana pada Dinas Sosial (Dinsos) Banten, Irma Mulyasari bahkan menyebut bahwa saat ini tim verifikator yang tergabung dari pemerintah dan elemen terkait sudah melakukan pendataan kerusakan rumah di tiga kabupaten, yaitu Serang, Lebak dan Pandeglang.
 

 
Pihaknya bersama dengan pemerintah pusat, kabupaten/kota, serta dibantu oleh Tagana dan lembaga sosial lainnya telah melakukan penanganan pasca gempa, termasuk melakukan pendataan rumah rusak.
 
“Pada saat ini sedang dilakukan verifikasi bantuan rumah terdampak gempa dan distribusi logistik dari Kemensos (Kementerian Sosial)," katanya seperti diberitakan RMOLBanten, Minggu (5/8).
 
Ia menjelaskan, masyarakat yang rumahnya rusak dampak dari gempa akan dIberikan bantuan non tunai, dengan besaran berbeda-beda. Tergantung tingkat kerusakannya. Dan mereka yang membangun kembali secara mandiri.
 
"Dananya dari Kemensos karena arahan Pak Menteri Sosial akan di-handle (tangani) oleh Kemensos baik untuk bantuan rumah ataupun santunan untuk ahli waris," ujarnya.
 
Disingung apakah dari Pemprov Banten, melalui APBD juga akan memberikan bantuan kepada rumah rusak milik warga terdampak Gempa, Irma mengaku hal tersebut masih menunggu arahan dari pimpinan.
 
"Dana sementara dari Kemensos APBN, apabila ternyata masih diperlukan sesuai arahan Pak Gubernur Banten (Wahidin Halim), maka APBD pun baik melalui dana Tak Terduga maupun Bansos tidak terencana siap untuk menanggulangi akses bencana gempa ini," pungkasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya