Berita

Patung Jugun Ianfu di pameran/Net

Dunia

Patung Jugun Ianfu Diturunkan Dari Pameran Pasca Muncul Ancaman Teror

MINGGU, 04 AGUSTUS 2019 | 08:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah patung kontroversial yang melambangkan wanita penghibur atau jugun ianfu ditarik dari pameran seni Jepang pada hari Sabtu (3/8). Penarikan dilakukan setelah penyelenggara menerima ancaman keamanan.

Wanita penghibur adalah eufemisme bagi para wanita, kebanyakan warga Korea, yang dipaksa bekerja di rumah bordil Jepang semasa Perang Dunia Dua. Masalah ini merupakan topik yang sangat emosional bagi warga di kedua negara karena berakar pada masa perang masa lalu yang pahit.

Jepang menilai, masalah ini diselesaikan dengan perjanjian dan permintaan maaf sebelumnya, tetapi banyak warga Korea mengatakan Jepang tidak bertindak cukup jauh dan menuntut kompensasi lebih lanjut untuk para korban.


Gejolak terbaru soal masalah ini muncul kembali di tengah perselisihan dagang antara kedua negara.

Patung wanita penghibur yang diturunkan itu sendiri diberi nama "Patung Seorang Gadis Perdamaian". Patung itu dipamerkan di Aichi Triennale, yakni pameran seni internasional di Jepang. Namun baru tiga hari dipamerkan, patung tersebut diturunkan.

Gubernur Aichi Hideaki Omura menjelaskan, pihak penyelenggara memutuskan untuk mengambil langkah tersebut setelah menerima ancaman teror melalui telepon dan email.

"Kemarin kami juga menerima faks yang mengatakan, singkirkan dengan cepat atau aku akan membawa sekaleng bensin dan menimbulkan masalah," kata Omura, seperti dimuat Reuters.

Hubungan antara Jepang dan Korea Selatan diketahui berada pasa fase terburuk saat ini dalam beberapa dasawarsa karena pertikaian perdagangan mengancam akan mempengaruhi kerja diplomatik antara kedua sekutu keamanan Amerika Serikat itu.

Jepang bulan lalu memberlakukan pembatasan pada ekspor ke Korea Selatan untuk bahan-bahan teknologi tinggi dan pada pekan lalu menghapus negeri ginseng dari daftar negara-negara perdagangan yang disukai.

Jepang beralasan, langkah itu diambil karena alasan keamanan. Namun tidak dijelaskan lebih spesifik soal alasan keamanan yang dimaksud.

Asumsi yang beredar, langkah itu diambil Jepang sebagai tanggapan terhadap putusan pengadilan Korea Selatan tahun lalu yang memerintahkan perusahaan-perusahaan Jepang untuk memberikan kompensasi beberapa pekerja paksa di masa perang.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Proses Hukum Febrie Adriansyah Harus Bebas dari Intervensi Politik

Senin, 13 Juli 2026 | 06:23

Tentara Salib Eropa dalam Penjarahan Konstantinopel 1204

Senin, 13 Juli 2026 | 06:05

PT Japfa Comfeed di Cengkareng Terbakar

Senin, 13 Juli 2026 | 06:03

Timnas Inggris Tak Pernah Masuk Daftar Lawan Lionel Messi

Senin, 13 Juli 2026 | 05:32

Ivan Gunawan Harap Pemerintah Bantu Pembangunan 99 Masjid

Senin, 13 Juli 2026 | 05:23

Mengungkap Skandal Pemerasan Bu Etik

Senin, 13 Juli 2026 | 05:09

Ketahuan, Amplop Baru Dikembalikan?

Senin, 13 Juli 2026 | 05:03

MBG dan KDMP Manifestasi Nyata Pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 13 Juli 2026 | 04:36

Mundurnya Febrie Adriansyah Jadi Pesan Politik Antikorupsi Pemerintahan Prabowo

Senin, 13 Juli 2026 | 04:05

Waspada! Ada Kompromi Kasus Ijazah Jokowi Disetop

Senin, 13 Juli 2026 | 04:02

Selengkapnya