Berita

Pentagon/Net

Dunia

Pentagon: AS Ingin Kerahkan Rudal Baru Ke Asia

MINGGU, 04 AGUSTUS 2019 | 06:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat sedang mencari kemungkinan untuk mengerahkan rudal jarak menengah baru di Asia.

Begitu kata kepala Pentagon, sehari setelah Washington secara resmi menarik diri dari perjanjian kontrol senjata penting dengan Rusia, INF.

"Ya saya ingin," kata Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper pada hari Sabtu (3/8), ketika ditanya soal apakah Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk menempatkan senjata konvensional jarak menengah baru di Asia sekarang karena Washington tidak lagi terikat dengan perjanjian INF.


"Kami ingin mengerahkan kemampuan lebih cepat daripada nanti," kata Esper kepada wartawan dalam penerbangan ke Sydney pada awal tur Asia. "Saya lebih suka berbulan-bulan. Tapi hal-hal ini cenderung memakan waktu lebih lama dari yang Anda harapkan," jelasnya, seperti dimuat Al Jazeera. Namun dia tidak menyebutkan secara spesifik di mana Amerika Serikat bermaksud mengerahkan senjata-senjata tersebut.

Amerika Serikat sendiri secara resmi meninggalkan perjanjian INF dengan Rusia pada hari Jumat (2/8) setelah menuduh Moskow melanggar selama bertahun-tahun. Tuduhan itu dibantah Rusia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya