Berita

Ilustrasi/net

Hukum

Orang Tua Mesti Sensitif, Ini Ciri Anak Yang Jadi Korban Kejahatan Seksual

MINGGU, 04 AGUSTUS 2019 | 02:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Fenomena kejahatan seksual terhadap anak semakin mencemaskan. Para orang tua dituntut untuk mampu mengenal dengan cepat ciri anak yang menjadi korban kekerasan seksual.

Dijelaskan pakar psikologi yang juga Direktur Rumah Konseling, Muhammad Iqbal, bahwa anak yang menjadi korban kekerasan seksual pada umumnya selalu murung, menarik diri, enggan berbicara dan kesehatannya terganggu yang dapat dilihat secara fisik.

“Ini memang orang tua harus sensitif melihat ciri-ciri tersebut. Misalnya, anak jadi tertutup dan enggan bersosialisasi,” kata Iqbal usai diskusi di D’Consulate Resto, Jalan Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (3/8).


Ciri lain, sambung Iqbal, bisa dilihat ketika anak buang air kecil maupun air besar. Biasanya, anak yang pernah menjadi korban kekerasan seksual akan mengalami gangguan ketika proses buang air kecil atau besar.

Di sisi lain, Iqbal juga jelaskan bahwa salah satu penyebab anak bisa menjadi korban kekerasan seksual adalah orang tua sendiri yang kurang peduli karena kesibukan sehari-hari.

“Terlalu sibuk kemudian membebaskan, bukan over protektif,” jelas Iqbal.

Soal berapa lama waktu dibutuhkan anak korban kejahatan seksual untuk kembali pulih, Iqbal tak bisa memastikan. Itu tergantung dari kedalaman masalahnya. Jika anak hanya dicabuli, kata Iqbal, pengembalian kondisi psikologisnya biasa lebih cepat.

Berbeda jika ada luka fisik seperti pendarahan di bagian vital yang membuat anak semakin takut karena stigma orang tua.

“Padahal, sang anak sendiri belum tahu apa yang terjadi pada dirinya, misalnya,” jelas Iqbal.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya