Berita

Suasana diskusi di DPP PDIP jelang Kongres ke-V/RMOL

Politik

Djarot: Arus Bawah PDIP Inginkan Mega Pimpin Transisi Sebelum Regenerasi 2024

MINGGU, 04 AGUSTUS 2019 | 00:54 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kongres ke-V PDI Perjuangan yang akan digelar 8-10 Agustus mendatang akan membahas regenerasi partai dan persiapan Pemilu Presiden 2024.

Kongres mendatang itu mengangkat tema "Solid Bergerak untuk Indonesia Raya" dengan sub tema "Mewujudkan PDIP Sebagai Partai Pelopor".

"Peserta kongres itu bukan peserta biasa. Itu bisa dari utusan, bisa dari peninjau yang membawa mandat dari bawah," ujar Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat, saat ditemui usai menghadiri diskusi jelang Kongres V PDIP di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Sabtu (3/8).


Djarot memberi sinyal bahwa arus bawah PDIP masih menghendaki Megawati Soekarnoputri menjabat ketua umum sampai 5 tahun lagi. Mega dipercaya untuk mempersiapkan jalan menuju regenerasi di tahun 2024.

"Arus bawah mengatakan bahwa meminta kesediaan Ibu Mega, yang setelah itu kalau Bu Mega bersedia ya kembali menjadi ketua umum, untuk mengawal proses transisi menuju regenerasi 2024," terang mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.

Regenerasi itu akan dilakukan secara menyeluruh. Ketua umum yang terpilih, menjadi formatur tunggal untuk menentukan formasi pengurus DPP sampai ke 2024.

Djarot juga buka suara tentang kemungkinan Mega menyiapkan dua anaknya, Puan Maharani dan Prananda Prabowo, untuk memimpin partai.

"Keduanya itu mumpuni. Di PDIP tidak ada kader yang dimunculkan secara instan. Selalu mulai dari bawah dan menurut saya keduanya sangat pantas," ucap Djarot.

Selain itu, soal kemungkinan kehadiran Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dalam kongres mendatang, Djarot berharap hal itu benar terjadi.

"Kami berharap bisa hadir sehingga benar-benar bisa membangun rasa persatuan  dan bisa mencerminkan bahwa Pak Jokowi itu presiden buat siapapun juga," tambahnya.

Prabowo mendapat undangan dari Megawati untuk menghadiri Kongres, saat makan siang bersama di kediaman Mega pada Rabu (24/7). Setelah pertemuan itu, menguat spekulasi bahwa Gerindra dan PDIP sedang menyiapkan jalan untuk duet kepemimpinan nasional lewat pencalonan di Pemilu 2024. Salah satu kemungkinan yang mengerucut adalah duet Prabowo dan Puan Maharani.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya