Berita

Megawati dan Rachmawati/Net

Politik

Peluang Perbaikan Hubungan Mega Dan Rachma Terbuka

SABTU, 03 AGUSTUS 2019 | 22:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kalangan pengamat menilai, peluang perbaikan hubungan antara dua politisi yang sama-sama anak perempuan dari Bung Karno, Megawati Soekarnoputri dan Rachmawati Soekarnoputri, terbuka lebar seiring proses rekonsiliasi pasca Pilpres 2019.

Hal ini antara lain disampaikan pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta, Adi Prayitno, dalam perbincangan dengan redaksi.

“(Perbaikan hubungan) Mbak Mega dan Mbak Rachma memang tak terlepas dari rekonsiliasi yang sedang terjadi antara Prabowo dan Jokowi, juga antara Prabowo dan Mega. Memang ada kecenderungan Gerindra masuk dalan barisan Jokowi,” ujarnya.


Megawati adalah Ketua Umum PDI Perjuangan, dan Rachmawati Soekarnoputri kini adalah Wakil Ketua Umum Gerindra.

Menjelang Pemilu 2004, Rachma mendirikan dan memimpin Partai Pelopor. Partai ini sempat memiliki anggota di DPR RI dan di DPRD di banyak provinsi. Lalu menjelang Pilpres 2014, Rachma bergabung dengan Partai Nasdem. Setelah Pilpres 2014 bergabung dengan Partai Gerindra.

Untuk waktu yang cukup lama, Rachma kerap berseberangan dengan Mega. Bahkan tak jarang bersuara lantang.

Menurut Adi Prayitno, perbaikan hubungan antara Mega dan Rachma ikut menentukan kesuksesan rekonsiliasi dan koalisi.

“Ini suatu sinyalemen bahwa secara umum elit Gerindra sudah firm dan nyaman untuk diajak berkoalisi melalui "Teuku Umar" tentu saja. Bukan melalui pintu "Gondangdia" ya. Kalau pintunya Gondangdia kan ditolak tuh,” demikian Adi Prayitno.

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya