Berita

Polisi berjaga di lokasi kejadian/Net

Dunia

PM Thailand: Ledakan Bom Di Bangkok Merusak Citra Negara

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 22:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Enam ledakan bom kecil melukai setidaknya empat orang di Bangkok pada hari ini (Jumat, 2/8), ketika Thailand tengah menjadi tuan rumah pertemuan keamanan Asia Tenggara dengan para diplomat top dari Amerika Serikat, China, dan Rusia.

Ledakan kecil pertama terdengar selama jam sibuk, tepat sebelum jam 9 pagi di dua lokasi di pusat Bangkok. Ledakan selanjutnya menghantam kompleks pemerintah yang menampung beberapa kementerian di utara kota.

Kolonel Polisi Kamtorn Uicharoen mengatakan kepada Reuters, total ada enam bom meledak. Satu ditemukan sebelum meledak.


Ledakan itu menyebabkan empat orang terluka. Tiga dari mereka yang terluka adalah wanita yang membersihkan jalan ketika apa yang disebut polisi sebagai "bom ping-pong" meledak. Gambar di situs web lokal menunjukkan mereka tampak bingung dan mendapatkan perawatan dari petugas medis.

Korban lainnya berada di dekat gedung King Power Mahanakhon setinggi 77 lantai.

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-o-Cha mengecam mereka yang berada di balik ledakan yang merusak perdamaian negara itu.

"Saya ingin mengutuk mereka yang menyebabkan situasi yang menghancurkan perdamaian dan merusak citra negara," kata Paryuth di akun Twitternya.

Sementara itu, dalam pidato publiknya dia menuding ada pihak yang menghasut kekerasan.

"Sekelompok orang yang bermaksud buruk baru-baru ini menghasut kekerasan sementara pemerintah mendorong negara itu maju," tegasnya.

Belum ada kelompok yang mengklaim serangan itu, namun sejauh ini telah ada dua orang yang diamankan terkait dengan kasus tersebut.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya