Berita

Kades Bioa Putiak mendapat perawatan/RMOL Bengkulu

Nusantara

Santap Makanan Hajatan, Kades Dan Puluhan Orang Diduga Keracunan

JUMAT, 02 AGUSTUS 2019 | 15:49 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sebanyak 38 orang mengeluhkan gejala keracunan seperti mual, muntah dan lemas usai menyantap hidangan dalam sebuah acara hajatan. Korban yang dilarikan ke rumah sakit termasuk Kepala Desa Bioa Putiak.

Peristiwa yang diduga keracunan massal itu terjadi di Desa Bioa Putiak, Kabupaten Lebong, Bengkulu, pada Selasa (30/7) lalu. Para korban mengeluh mual dan lemas usai menyantap hidangan mie tahu yang disajikan warga yang melaksanakan hajatan.

Pada Kamis (1/8) siang, 5 orang kembali dilarikan ke Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Lebong karena mengalami muntah-muntah, termasuk Kades Bioa Putiak, Zulkaidi.


“Kemarin (Rabu, red) 5 warga sudah pulang. Tapi, hari ini empat warga dan kades juga mengalami muntah-muntah hingga dilarikan ke UGD," kata Camat Pinang Belapis, Herwantoni, seperti dilansir Kantor Berita RMOL Bengkulu, Jumat (2/8).

Herwantoni menjelaskan, korban yang mengeluhkan gejala keracunan sebanyak 38 orang. Dari puluhan warga itu, 10 orang mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Muara Aman dan RSUD Lebong. Sedangkan, sisanya sudah diperbolehkan pulang.
 
“Kita berharap tidak bertambah. Bagi warga tidak begitu parah, cukup dirawat di rumah dan ditangani tim medis," tandas dia.

Secara terpisah, Kadis Kesehatan Lebong, Rachman mengatakan, Provinsi Bengkulu sudah turun tim untuk melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) dan mengambil sampel makanan di hajatan tersebut.

Rachman enggan bersepekulasi penyebab puluhan warga itu tiba-tiba mengeluhkan mual dan lemas. Kepastian penyebabnya masih menunggu hasil uji laborarorium dari tim PE provinsi tersebut.

“Belum disimpulkan, kita lihat dulu dari hasil lab dan pemeriksaan ke lapangan," tandas dia.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya