Berita

Bendera negara-negara ASEAN/Net

Dunia

Polisi Thailand Temukan Dua Bom Palsu Dekat Lokasi Forum ASEAN

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 22:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Polisi Thailand menemukan dua bom palsu di dekat tempat pertemuan perwakilan negara-negara ASEAN yang tengah membahas soal keamanan regional di Bangkok pada Kamis (1/7).

Penemuan itu bermula dari kecurigan polisi pada dua paket yang ditemukan di lokasi, tidak jauh dari tempat pertemuan.

Paket-paket itu senpat memicu kekhawatiran. Namun dengan cepat segera dinyatakan tidak berbahaya.


"Ada dua kotak yang tidak mengandung bahan yang dapat menyebabkan ledakan," kata wakil jurubicara kepolisian Thailand Krisana Pattanacharoen.

"Ada bantalan bola dan sirkuit kawat, yang kemungkinan akan menyebabkan alarm," sambungnya, seperti dimuat Channel News Asia.

Dia mengatakan, keamanan di sekitar forum ASEAN telah diperketat tetapi tidak jelas apakah pertemuan itu adalah target dari paket bom palsu itu.

Sementara itu, Mayor Jenderal Polisi Tawatchai Mekprasertkul mengatakan kepada Reuters bahwa paket-paket itu ditempatkan di seberang jalan dari tempat forum. Tepatnya di dekat kantor polisi tempat Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-o-cha dijadwalkan akan berkunjung pada hari Jumat besok (2/8).

Krisana mengatakan kamera keamanan telah menunjukkan seorang pria mengenakan kemeja kuning menempatkan paket. Polisi berusaha mengidentifikasi tersangka.

Dalam forum ASEAN itu sendiri, selain diplomat negara-negara ASEAN, juga hadir diplomat top China Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo juga ikut hadir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya