Berita

Menlu Iran Javad Zarif/Net

Dunia

AS Jatuhkan Sanksi, Menlu Iran: Tidak Berpengaruh Apapun

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 07:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Amerika Serikat resmi memberlakukan sanksi terhadap Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif pada Rabu (31/7).

Dalam keterangan Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan Amerika Serikat di situs webnya, disebutkan bahwa pihaknya menjatuhkan sanksi pada Zarif karena bertindak atas nama Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

"Javad Zarif mengimplementasikan agenda sembrono Pemimpin Tertinggi Iran, dan merupakan juru bicara utama rezim di seluruh dunia," kata Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan.


Zarif menanggapi dengan santai sanksi itu melalui pernyataan di Twitter. Dia mengatakan, langkah Amerika Serikat tersebut tidak dia anggap sebagai ancaman.

"Itu tidak berpengaruh pada saya atau keluarga saya, karena saya tidak memiliki properti atau minat di luar Iran," katanya.

Sementara itu, jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi dalam keterangan di Twitter menambahkan bahwa sanksi itubadalah bentuk ketidakkonsistenan Amerika Serikat.

"Puncak kebodohan dan ketidakkonsistenan para pemimpin Amerika adalah pada titik di mana mereka tidak mengakui Zarif sebagai yang berpengaruh dalam kebijakan Iran tetapi dengan ketidaktahuan besar mereka memberikan sanksi kepadanya. Orang Amerika memiliki ketakutan yang kuat terhadap logika Zarif dan keterampilan negosiasinya," tambahnya, seperti dimuat Al Jazeera.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya