Berita

Afghanistan/Net

Dunia

Ledakan Bom Pinggir Jalan Renggut 34 Nyawa, Taliban Bantah Terlibat

KAMIS, 01 AGUSTUS 2019 | 06:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Belasan wanita dan anak-anak meninggal dunia saat bus yang mereka tumpangi menabrak sebuah alat peledak buatan di Afghanistan (Rabu, 31/7).

Ledakan bus penumpang yang melaju di jalan raya Kandahar-Herat itu menyebabkan setidaknya 34 orang meninggal dunia dan 17 lainnya cedera.

"Bom itu baru saja ditanam oleh gerilyawan Taliban untuk menargetkan pasukan keamanan Afghanistan dan asing," kata juru bicara pemerintah provinsi Farah, Muhibullah Muhib.


Mereka yang meninggal dunia, semuanya adalah warga sipil, kebanyakan wanita dan anak-anak.

Jurubicara kepreaidenan Afghanistan, Sediq Sediqqi membenarkan jumlah korban tewas itu dan juga menyalahkan serangan itu terhadap Taliban.

Namun seorang pejabat Taliban mengatakan, para pejuang mereka tidak bertanggung jawab atas penanaman ranjau darat di daerah itu.

"Ledakan itu belum dilakukan oleh Taliban, kami sedang menyelidiki insiden itu," kata jurubicara Taliban, Zabihullah Mujahid. Sejauh ini, tidak ada kelompok bersenjata yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya