Berita

Wanita selam Indonesia/Ist

Nusantara

Istri Kapolri Pimpin Doa Bersama Jelang Pecahkan Rekor Selam Dunia

RABU, 31 JULI 2019 | 23:35 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Wanita Selam Indonesia (WASI) menggelar doa bersama, dzikir, hingga santunan anak yatim di Masjid Al Firdaus, Megamas, Manado, Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut dalam rangkaian aksi pemecahan rekor dunia selam yang berlangsung 1-3 Agustus.

Ketua WASI, Tri Tito Karnavian memimpin langsung acara tersebut yang didampingi Ibu Kapolda Sulut, Nunu Sigit; Dirpolair Baharkam Polri, Brigjen Lotaria Latif; dan Bhayangkari Polda Sulut.

Tak hanya di Masjid Al Firdaus, giat doa bersama juga dilakukan ibu-ibu Bhayangkari yang beragama kristen di Hotel Four Points.


Tri Tito Karnavian mengatakan, sampai saat ini pihaknya sudah siap untuk melaksanakan pemecahan tiga rekor dunia selam. Namun untuk hari ini, gladi bersih terfokus pada pemecahan rekor bergandengan tangan terpanjang di bawah laut.

“Tadi kita melaksanakan latihan atau gladi rangkaian human chain terpanjang di dunia," kata Tri dalam keteranganya, Rabu (31/7).

Secara umum kegiatan berlangsung baik. Namun menurutnya harus ada hal-hal yang harus diperhatikan dari setiap peserta yang bakal menentukan berhasil tidaknya pemecahan rekor tersebut.

"Yaitu berpegangan tidak putus. Tadi kita masih sempat melihat ada peserta yang tidak bertahan di dalam, lalu naik ke atas. Kita ingin tahu mereka siapa saja sehingga kita anggap tidak bisa ikut besok. Karena kita ingin zero tolerance untuk kesalahan, zero accident sehingga betul-betul sempurna," tutur Ibu Tri.

Untuk itu, WASI akan melakukan evaluasi, mulai dari rekaman untuk bukti kesempurnaan dalam berpegangan tangan. Juga terkait teknis peserta dalam begandengan tangan di bawah laut, kemampuan atau skil perorangan, pemakaian masker, netralisir, dan lainnya.

Untuk diketahui, acara pemecahan rekor selam dunia ini akan menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Terlebih kegiatan tersebut diselenggarakan di Kota Manado yang memiliki pesona bawah laut yang sangat indah.

Menjadi momen langka, diyakini acara ini akan menarik wisatawan bukan hanya lokal tapi mancanegara. Apalagi, pemecahan rekor dunia ini terbuka untuk umum atau bisa disaksikan langsung oleh masyarakat.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya