Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/RMOLJabar

Nusantara

Kang Emil Minta Masyarakat Tak Sebar Hoax Soal Erupsi Tangkuban Parahu

SELASA, 30 JULI 2019 | 04:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Masyarakat diimbau tak menyebarkan hoax terkait dengan kondisi Tangkuban Parahu yang tengah mengalami erupsi. Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang terjun langsung ke Pos Pengamatan Gunung Api Tangkuban Parahu milik PVMBG.

"Masyarakat harus paham dan menahan diri menyebarkan informasi yang mendramatisasi atau komentar yang sensitif,” kata Emil di Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Subang, Senin (29/7).

Guna menghindari hoax, masyarakat diimbau untuk lebih memilah setiap informasi yang diterima. Salah satu ajakannya adalah dengan mempercayakan informasi berdasarkan lembaga yang berkompeten.


"Semua orang punya sosial media. Makanya harus diimbau oleh media, biasakan dalam kebencanaan, fokus sumber informasi pada lembaga resmi, pemerintah daerah atau lembaga kebencanaan. Jangan dari pribadi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan narasinya,” jelasnya dilansir Kantor Berita RMOLJabar.

Untuk saat ini, Kang Emil, begitu ia disapa, menyebutkan bahwa erupsi Gunung Tangkuban Parahu yang sudah terjadi sejak Jumat kemarin bersifat freatik.

"Jadi erupsi yang terjadi di kawah Tangkuban Parahu ini bukan erupsi magma, tapi erupsi uap air yang istilahnya erupsi freatik. Dan ini menjadi pola yang terjadi di Tangkuban Parahu termasuk tahun 2013. Erupsi ini sifatnya lokal jadi tidak menyebar, hanya uap di atas saja. Kira-kira begitu,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya