Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Turis Indonesia Jadi Kontributor Terbesar Ketiga Industri Pariwisata Malaysia

SENIN, 29 JULI 2019 | 08:21 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turis Indonesia menjadi kelompok warga asing ketiga yang berkontribusi pada industri pariwisata Malaysia, setelah Singapura dan China.

Direktur pariwisata Malaysia di Indonesia, Roslan Othman pada Minggu (28/7) mengatakan bahwa tahun lalu saja, turis Indonesia menghabiskan sekitar 2,83 miliar ringgit Malaysia di negeri jiran.

"Tahun lalu, wisatawan Indonesia adalah kontributor terbesar ketiga untuk industri pariwisata Malaysia pada angka 2.83 miliar ringgit Malaysia setelah Singapura (6.17 miliar ringgit Malaysia) dan China (3.7 miliar ringgit Malaysia)," jelasnya.


Dia mengatakan, Pariwisata Malaysia sekarang lebih fokus pada kegiatan promosi untuk menarik wisatawan Indonesia ke Malaysia.

Salah satunya program promosi yan dilakukan adalah "Miss Sophia: Shopping Hunt".

"Program Perburuan Belanja ini adalah sesuatu yang baru, dan pertama kali diperkenalkan di Jakarta, dan mendapat respons yang bagus," jelasnya.

"Pemenang program ini adalah perwakilan resmi Indonesia, disponsori penuh oleh Tourism Malaysia untuk berpartisipasi dalam program Miss Sophia: Shopping Hunt 3.0 yang akan diadakan di Kuala Lumpur pada 15 September," tambahnya, seperti dimuat Bernama.

Roslan mengatakan, 200 peserta dari Indonesia diharapkan untuk mengikuti program di Kuala Lumpur.

"Para pelaku industri pariwisata Malaysia perlu menganggap Indonesia sebagai pasar utama.

"Target wisatawan Indonesia yang bepergian ke Malaysia tahun ini adalah 3,6 juta dan untuk tahun depan, bersamaan dengan Visit Malaysia Year 2020, 4 juta wisatawan Indonesia," tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya