Berita

Kapal patroli perairan Korea Utara/Net

Dunia

Pasca Pendekatan Diplomatik, Korut Bebaskan Kapal Penangkap Ikan Rusia

SENIN, 29 JULI 2019 | 07:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Korea Utara membebaskan kapal penangkap ikan Rusia dan awaknya yang sempat ditahan karena dituduh melanggar peraturan masuk.

Kedutaan Rusia di Pyongyang dalam sebuah pernyataan (Minggu, 28/7) mengatakan, Sebanyak 15 awak kapal Rusia serta dua awak kapal lainnya yang berkewarganegaraan Korea Selatan telah dibebaskan setelah sempat ditahan 17 Juli lalu.

Dikabarkan Al Jazeera, para kru dan kapal Xiang Hai Lin 8 ditahan saat berlayar menuju ke perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang untuk menangkap kepiting. Dalam sebuah unggahan Facebook, pihak kedutaan besar Rusia mengatakan bahwa pekerjaan koordinasi badan diplomatik Rusia mengarah pada pembebasan tersebut.


Seorang awak kapal anonim mengatakan kepada kantor berita negara Rusia Tass bahwa kapal itu dibebaskan tanpa didenda. "Awak penuh berada di atas kapal, semua orang merasa baik-baik saja," ujarnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya