Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Dibanding Buatan Tiongkok, Anies Diminta Pakai Bus Listrik Dalam Negeri

SENIN, 29 JULI 2019 | 01:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Keinginan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menggunakan bus listrik demi mengurangi polusi udara direspon Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), M Syaiful Jihad.

Jika hal ini terealisasi, Syaiful menyarankan agar Anies menggunakan bus listrik buatan lokal untuk digunakan sebagai bus Transjakarta.

"Kalau bus listrik buatan lokal dengan kualitas lebih bagus, kenapa harus mencoba-coba buatan Tiongkok," kata M Syaiful Jihad dilansir Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (28/7).


Ia menjelaskan, bus listrik buatan lokal yang bisa digunakan antara lain produksi PT Mobil Anak Bangsa (MAB). Rencananya, bus listrik yang dinamakan Maxvel tersebut siap diproduksi massal. Harga satu unit bus listrik lokal diprediksi lebih dari Rp 5 miliar dengan komponen lokal mencapai 60 persen.

Penggunaan bus listrik ini pun diakui Syaiful akan menjadi terobosan cerdas guna memperbaiki kualitas udara Ibu Kota. Sebab dengan pemakaian bus listrik bisa mengurangi emisi sebesar 30 persen.

Efisiensi dari segi bahan bakar juga diklaim lebih memangkas biaya 50 persen dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM).

Kualitas udara di Jakarta belakangan ini memang menjadi sorotan. Pasalnya, berdasarkan pemantauan AirVisual, kualitas udara ibukota beberapa kali menjadi yang terburuk di dunia.

Langkah Anies yang hendak mencoba bus listrik ini pun mendapat perhatian dari pihak Istana Negara. Deputi I Kantor Staf Presiden Darmawan Prasodjo berujar, pemerintah pusat mendorong energi terbarukan di Indonesia untuk penyediaan tenaga listrik dengan mengurangi pemakaian batu bara sekitar 58 persen.

"Ini terkait dengan komitmen sebesar 23 persen pemakaian energi terbarukan yang tengah dituju," kata Darmawan.

PT Transjakarta akan memiliki bus listrik yang beroperasi di rute Transjakarta. Bus listrik yang akan diuji coba yakni MAB dan BYD.

MAB (Mobil Anak Bangsa) merupakan produk lokal, sedangkan BYD merek asal Tiongkok.

Nantinya, bus-bus tersebut tidak akan langsung dibeli oleh Transjakarta melainkan dengan sistem sewa per kilometer dari operator bus yang memiliki bus-bus listrik tersebut.

"Jadi perlu dipahami, bukan berarti Transjakarta membeli armada (bus listrik). Armada bus akan dioperasikan mitra operator," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Agung Wicaksono.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya