Berita

Ilustrasi Brexit/Net

Dunia

Inggris Perkuat Skenario Kemungkinan Hengkang Dari Uni Eropa Tanpa Kesepakatan

MINGGU, 28 JULI 2019 | 23:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Inggris yang baru di bawah komando Perdana Menteri Inggris Boris Johnson saat ini tengah memperkuat skenario hengkang dari Uni Eropa tanpa kesepakatan. Inggris bersiap menghadapi kemungkinan Uni Eropa tidak akan menegosiasikan kembali perjanjiannya dengan Inggris mengenai keluarnya negara itu dari blok.

Hal itu diungkapkan oleh menteri senior, Michael Gove dalam sebuah artikel di surat kabar The Sunday Times pada hari Minggu (28/7). Dia mengatakan, persiapan sedang ditingkatkan untuk penarikan Inggris dari Uni Eropa atau Brexit tanpa kesepakatan pada 31 Oktober mendatang.

Gove diberi mandat oleh Johnson untuk bertanggung jawab atas persiapan tanpa kesepakatan. Dia mengatakan, pemerintah akan melakukan upaya intensif untuk mendapatkan kesepakatan yang lebih baik dari Uni Eropa.


"Kami masih berharap mereka akan berubah pikiran, tetapi kami harus beroperasi dengan asumsi bahwa mereka tidak akan (berubah pikiran). Tidak ada kesepakatan sekarang, prospek yang sangat nyata dan kami harus memastikan bahwa kami siap," tulis Gove, seperti dimuat ulang Al Jazeera.

Boris Johnson yang mengambil alih sebagai perdana menteri Inggris pekan lalu diketahui membawa janji untuk memberikan Brexit pada batas waktu pada akhir Oktober. Dia berencana untuk mencari kesepakatan keluar baru dengan Uni Eropa. Meski begitu, dia tidak menampik kemungkinan Brexit terjadi tanpa ada kesepakatan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya