Berita

Boris Johnson/Net

Dunia

Presiden Iran Berharap Hubungan Dengan Inggris Membaik Di Pemerintahan Boris Johnson

MINGGU, 28 JULI 2019 | 22:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Terpilihnya Boris Johnson untuk duduk di kursi perdana menteri Inggris diharapkan dapat membantu meningkatkan hubungan antara Iran dan Inggris.

Hal itu diutarakan oleh Presiden Iran Hassan Rouhani dalam sebuah pesan yang diunggah di situs resmi kepresidenan Iran (Minggu, 28/7).

Dalam pesan tersebut, Rouhani memberi selamat kepada Johnson atas pengangkatannya sebagai perdana menteri Inggris yang baru. Rouhani mengatakan, dia berharap keakraban Johnson dengan Iran akan membantu meningkatkan hubungan antara kedua negara.


"Saya berharap bahwa keakraban Anda dengan masalah hubungan Iran dan Inggris dan kehadiran Anda sekali di Teheran akan sangat membantu untuk menyingkirkan hambatan yang ada dalam pertumbuhan dan perluasan hubungan antara kami," kata Rouhani dalam pernyataannya, seperti dimuat Reuters.

Ketegangan antara Inggris dan Iran diketahui memburuk pada bulan ini ketika pasukan Iran menangkap sebuah kapal tanker berbendera Inggris di Selat Hormuz pada 19 Juli.

Penangkapan dilakukan selang dua minggu setelah pasukan Inggris menangkap sebuah kapal tanker minyak Iran di dekat Gibraltar karena dituduh melanggar sanksi terhadap Suriah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya