Berita

Jokowi-Prabowo/Net

Politik

Prabowo Akan Ditinggal Pendukungnya Kalau Ngotot Gabung Jokowi

MINGGU, 28 JULI 2019 | 12:42 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dinilai akan ditinggalkan oleh pendukungnya, apabila memilih ngotot bergabung kedalam Koalisi Indonesia Kerja.

Hal ini disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno mengamati indikasi menguatnya Prabowo dengan gerbong Gerindra masuk dalam koalisi pemerintahan Jokowi, Minggu (28/7).

"Potensial ditinggal pendukungnya. Pendukung yang kecewa itu bisa apatis ke politik mungkin pula pindah ke lain hati," tutur Adi kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (28/7).


Menurut Dosen UIN Ciputat ini, kecenderungan sebagian besar pendukung Prabowo sangat ingin Prabowo dan anggota koalisinya tetap solit berada diluar pemerintahan.

Mereka, kata Adi ingin ada kekuatan penyeimbang dalam mengawal pemerintahan periode kedua Jokowi.

"Selain sebagai penyeimbang yg kredibel, Prabowo bisa tetap mempertahankan ceruk pemilihnya.
 Pernyataan Sandi yg viral dan sikap konsisten Rachmawati yang tetap kritis  sekedar contoh kecil dari sekian banyak kubu prabowo yang ingin tetap oposisi," tukasnya.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya