Berita

Maskot Tokyo 2020/Net

Dunia

Medali Olimpiade Tokyo 2020 Terbuat Dari 6 Juta Ponsel Bekas

MINGGU, 28 JULI 2019 | 08:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bukan Jepang namanya jika tanpa inovasi. Satu tahun jelang pembukaan Olimpiade Musim Panas 2020 di Tokyo, negeri sakura mempersiapkan berbagai aspek yang diperlukan, salah satunya medali.

Jepang membuat medali untuk Olimpiade tersebut dengan ponsel dan perangkat elektronik bekas.

Proyek Medali Tokyo 2020 telah membuat pengumpulan hampir 80.000 ton ponsel dan perangkat elektronik kecil di seluruh Jepang.


Di antara limbah elektronik itu, terdapat sekitar enam juta ponsel bekas. Jumlah itu merupakan hasil dari donasi selama dua tahun.

Panitia penyelenggaran Tokyo 2020 mengumumkan bahwa 100 persen logam yang digunakan untuk membuat penghargaan akan diekstraksi dari bahan yang ditemukan dalam elektronik dan telepon yang disumbangkan.

Desain medali sendiri dirilis oleh Tokyo 2020 pekan ini.

Dikabarkan USA Today, limbah elektronik itu akan digunakan dalam kerajinan setiap medali emas, perak, perunggu, dan medali Paralimpik yang diberikan kepada para atlet pada Tokyo 2020.

Menurut situs resmi Tokyo 2020, diperkirakan ada sekitar 5.000 medali yang akan diberikan dalam olimpiade tahun depan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya