Berita

Acara Peluncuran Aplikasi COD C2C/Repro

Nusantara

Booming Transaksi Daring Ritel, PT Pos Indonesia Luncurkan Layanan COD C2C

SABTU, 27 JULI 2019 | 09:31 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Pos Indonesia terus berinovasi ditengah maraknya era e-commerce khususnya belanja daring ritel. Kini, PT Pos mengintergrasikan 3 pilar layanan e-commerce miliknya yakni logistic shipment, C2C (Customer to Customer) dan payment gateway dalam satu platform.

Pengintergrasian itu ditandai dengan peluncuran aplikasi COD (Cash on Delivery)  dan C2C (Customer to Customer) oleh PT Pos Indonesia. Aplikasi itu diluncurkan d Jombang, Jumat (26/7), di wilayah bisnis Regional 7 Jawa Timur.

Aplikasi COD adalah metode pembayaran dimana pembeli membayar pesanan secara tunai pada saat pesanan tiba di tujuan. Pembayaran dilakukan kepada kurir yang mengantarkan barang.


Sedangkan C2C merupakan transaksi ritel daring berbasis media sosial. Mayoritas pelaku C2C adalah UMKM yang berada di sub urban dan atau rural.

Kepala Regional 7 Jawa Timur Arifin Muchlis mengatakan, peluncuran kedua aplikasi digital tersebut merupakan jawaban atas meningkatnya transaksi kiriman daring ritel di Jawa Timur yang mencapai pertumbuhan 233% pada periode Januari sampai dengan Juni 2019.

"Metode COD konvensional (manual) tidak memadai lagi untuk mengendalikan jumlah kiriman yang mencapai 6,4 juta lebih transaksi pada semester I - 2019," kata Arifin, seperti dilansir Kantor Berita RMOLJabar.   

Inovasi ini, terang dia, sekaligus mengintegrasikan 3 pilar layanan e-commerce milik PT Pos ke dalam satu platform.

“Logistic shipment menggunakan kurir Pos Kilat Khusus, C2C dalam pengendalian aplikasi milik Pos, dan payment gateway atau penyetoran uang menggunakan m-giro pos," jelasnya.  

Menurut Arifin, Jombang menjadi pionir yang berkembang pesat dalam layanan COD dan C2C. Peningkatan juga terjadi di sejumlah kota dan kabupaten di Jawa Timur.

“Setelah ini akan diikuti Jawa Tengah, DIY, hingga seluruh Jawa. Pada akhir tahun 2019, ditargetkan secara Nasional sudah bisa terlayani," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya