Berita

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto/Repro

Pertahanan

Panglima TNI: Prajurit Harus Jaga Nama Baik Satuan Di Perbatasan

SABTU, 27 JULI 2019 | 02:04 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Prajurit TNI yang akan ditugaskan dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) antara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Sektor Barat dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 132/Bima Sakti harus tetap menjaga nama baik dan kehormatan diri, satuan, bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan ratusan prajurit saat memimpin apel pemeriksaan kesiapan operasi Satgas Pamtas RI-RTDL Sektor Barat di lapangan Batalyon Infanteri Raider 132/Bima Sakti, Bangkinang, Pekanbaru, Provinsi Riau, Jumat (26/7).

Dalam kesempatan tersebut, Marsekal Hadi berpesan kepada setiap anggota harus menguasai sosial budaya masyarakat setempat, termasuk aturan-aturan adat yang ada.


“Jangan terpengaruh budaya negatif yang ada, termasuk di antaranya kegiatan-kegiatan ilegal seperti penyelundupan, narkoba, mabuk-mabukan, asusila,” harapnya.

Setiap tim juga harus menguasai gambaran awal situasi dan kondisi wilayah yang menjadi taggung jawab tim, termasuk kerawanan-kerawanan yang mungkin timbul.

"Apabila kalian menemukan permasalahan yang tidak dapat kalian selesaikan, segera kalian laporkan ke Komando atas,” ujarnya.

Selain menguasai sosial budaya masyarakat setempat, hal yang ditekankan Marsekal adalah tanggung jawabnya komandan untuk melaksanakan pembinaan mental maupun pembinaan personel secara keseluruhan.

“Pengamanan perbatasan di wilayah rawan tidak sekadar mengamankan patok, tetapi juga memenangkan hati dan pikiran rakyat. Artinya Satgas harus dekat dengan rakyat, tetapi tetap memperhatikan faktor keamanan,” tegasnya.

Masalah kesehatan juga tak luput menjadi perhatian Marsekal Hadi. Walaupun sedang melaksanakan tugas teritorial, setiap prajurit tetap disiplin menjaga kesehatan lantaran daerah operasi adalah daerah endemik malaria serta tingginya angka penderita AIDS.

"Saya percaya kalian semua dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, karena kalian adalah prajurit ksatria yang terlatih dan profesional,” pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya