Berita

Yusharto Huntoyungo/RMOL

Nusantara

Kemendagri: Penyelesaian Zonasi Sekolah Jadi Tanggung Jawab Bersama

JUMAT, 26 JULI 2019 | 18:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kesejahteraan rakyat berawal dari pendidikan yang bagus. Oleh sebab itu, apabila pendidikan sudah terjamin maka kesejahteraan rakyat juga akan baik.

Terkait temuan Ombudsman RI soal terjadinya maladministrasi terkait penerimaan peserta didik baru (PPDB) dalam sistem zonasi sekolah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menilai bahwa ini adalah masalah bersama yang harus segera diatasi.

"Urusan di pemerintahan itu ada 32, salah satunya pendidikan. Sementara urusan wajib Kemendagri ada enam salah satunya juga pendidkan. Jadi ini penting," ujar Staf Ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Aparatur dan Pelayanan Publik, Yusharto Huntoyungo usai diskusi dengan Ombudsman dan Kemendikbud, di Jakarta, Jumat (26/7).


Harto menjelaskan alokasi anggaran untuk pendidikan saat ini 20 persen persen. Namun kenyataan di lapangan masih banyak kepala daerah yang tidak melaksanakan hal tersebut.

Kemendikbud bersama Kemendagri dalam hal ini Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil bekerjasama untuk mendapatkan data yang akan dijadikan dasar zonasi.

Kerja sama ini diharapkan menjadi momentum bersama antar semua pihak untuk memulai prosedur dari perencanaan sistem zonasi sekolah.

"Semua akan dikomunikasikan dan diatur mekanismenya demi pencapaian mutu dan pemerataan pendidikan yang lebih baik di Indonesia," tutup Harto.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya