Berita

Pengunjuk rasa di Puerto Rico/Net

Dunia

Gubernur Puerto Rico Mundur, Pengunjuk Rasa Bersorak-sorai

KAMIS, 25 JULI 2019 | 22:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Gubernur Puerto Rico, Ricardo Rossello mengumumkan akan segera mengundurkan diri dari jabatannya (Rabu malam, 23/7). Penguman ini dibuat setelah hampir dua minggu protes jalanan terjadi akibat kebocoran pesan yang berisi kata-kata kasar dan menghina antara dia dan penasihat utamanya.

"Saya mengumumkan bahwa saya akan mengundurkan diri dari jabatan gubernur efektif Jumat, 2 Agustus jam 5 sore," kata Rossello dalam sebuah video yang diunggah di akun Facebook resminya.

Dia menambahkan bahwa tuntutan para pengunjuk rasa luar biasa.


"Dan saya telah menerimanya dengan kerendahan hati tingkat tertinggi," tambahnya, seperti dimuat Al Jazeera.

Pasca pengumuman itu, ribuan orang pengunjuk rasa di luar rumah gubernur di San Juan bersorak sorai dan bernyanyi.

Dengan demikian, Rossello adalah gubernur pertama yang mengundurkan diri dalam sejarah modern Puerto Riko.

Dia mengatakan, Sekretaris Kehakiman Wanda Vazquez untuk sementara waktu akan menggantikannya.

Aksi protes sendiri telah berlangsung sejak 13 Juli lalu ketika Pusat Jurnalisme Investigatif merilis 889 halaman obrolan teks pada aplikasi pesan terenkripsi Telegram di mana Rossello dan 11 anggota administrasi pria lainnya mengejek orang-orang gay, wanita, dan korban badai.

Pesan-pesan online yang tidak senonoh itu membuat orang-orang Puerto Rico marah. Mereka juga memprotes ketidakbecusan Rossello dalam menangani korupsi, krisis ekonomi dan pemulihan yang lamban dari Badai Maria hampir dua tahun lalu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya