Berita

Rumah Kertanegara/Net

Publika

Malam Terakhir K4

KAMIS, 25 JULI 2019 | 21:25 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

"PRABOWO is game over," kata Puput Kalista. Dahulu dia getol ikut-ikutan "Rabu Biru". Sekarang dia paling keras hantam Pak Prabowo.

Kamis 27 Juni 2019 keputusan MK dibaca. Sedari siang, Suasana K6 dan K4 sepi. Ada Sandiaga Uno di dalam. Rapat dengan beberapa pimpinan partai koalisi adil-makmur.

Semakin sore semakin tegang. Jenderal Joko Santoso tampak letih. Sampai malam, arah putusan MK semakin jelas. Semua orang tahu, Prabowo-Sandi akan kalah.


Malam itu, suasana di kediaman Pak Prabowo berbeda dengan saat Pilpres 17 April 2019 yang lalu.

Kala itu, aroma kemenangan serasa pekat. Orang-orang bermunculan. Ada yang cantik, gemuk, putih, tua-muda, setan gundul, hantu belau sampai segala siluman hadir.

Mereka yang tidak pernah kelihatan di acara-acara kampanye tiba-tiba muncul. Seolah berebut porsi kemenangan. Pasang muka paling berjasa dan terdepan bela Prabowo-Sandi. Ujung-ujungnya minta posisi komisaris.

Kini semua pergi. They are gone. Hanya loyalis, kader Gerindra, keluarga Pak Prabowo dan satu-dua orang partai koalisi hadir di malam terakhir. Semua usaha telah dilakukan.

Ada Sufmi Dasco Ahmad, Fadli Zon, Sekjen Ahmad Muzani, Riza Patria, Pius Lustrilanang, Sugiono, Habiburokhman, Maher Algadrie, Rosiade, Fuad Bawazier.

Sesekali Pak Prabowo keluar ruang rapat. Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso, Sekjen Demokrat Hinca Panjaitan, Presiden PKS Sohibul Imam, Jubir Dahnil Anzar, Lieus Sungkharisma bergantian ngobrol.

Pak Amien Rais datang bersama Hanafi Rais. Pasca konferensi pers, Nanik Deyang menangis keras di depan Pak Prabowo.

Saya kalkulasi, jumlah orang yang tersisa di malam terakhir itu hanya 5% dari mereka yang datang tanggal 17 April 2019.

Sudirman Said kaget. Dia enggak nyangka. Seandainya tahu bakal sepi, dia pasti akan datang. Dia enggak suka keramaian. Dia juga tidak kelihatan saat kemenangan serasa diraih Paslon 02.

Tengah malam, rombongan Tim Kuasa Hukum Bambang Wijoyanto datang. They are Our heroes.

On my way home, saya cerita suasana itu kepada Bang Hariman Siregar. Dia bilang, "Itulah hukum besi kehidupan Ken".

Orang kalah ditinggalkan. Hanya segelintir loyalis. Jatuh bangun bersama Pak Prabowo. Sampai semuanya selesai.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Menag Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Peserta Zikir dan Doa Kebangsaan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 20:09

Jelang Zikir dan Doa Kebangsaan, Puluhan Ribu Umat Mulai Padati Kawasan Monas

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 19:48

Poros Tengah NU: Jalan Pemersatu, Menjaga Marwah, dan Kedaulatan Jam’iyah

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 18:50

Tim 9 Geledah Rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:47

Tak Sekadar Bendungan, Menteri Dody Punya Rencana Matang Tangkal Kekeringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 17:23

Azis Husaini Resmi Menjadi Nahkoda Baru RMOL.ID, Media Ekonomi dan Politik

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:43

Brigade Pangan KAMMI Bersambut Sambas Dukung PM-AAS

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 16:29

Warga Kupang: Terima Kasih Pak Jokowi!

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:49

Korupsi Masih jadi Tantangan Terbesar Demokrasi Indonesia

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 15:07

Garuda Indonesia Pertahankan Kendali GMF di Tengah Kuasi Reorganisasi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:56

Selengkapnya