Berita

Kyai Ma'ruf Amin dinilai pengamat masih tetap dilibatkan dalam pemilihan menteri oleh Jokowi/Net

Politik

Soal Menentukan Posisi Menteri, Pengamat: Kyai Ma'ruf Tetap Dilibatkan

KAMIS, 25 JULI 2019 | 10:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Idil Akbar, menilai wakil presiden terpilih KH. Ma'ruf Amin tetap dilibatkan dalam bargaining dan pemilihan posisi menteri dalam Kabinet Kerja jilid II.

"Hanya problemnya, kita tidak tahu pelibatannya seperti apa," ungkapnya saat dihubungi Kantor Berita RMOL, Kamis (25/7).

Sama halnya di era Jokowi-Jusuf Kalla. Saat itu keduanya saling bargaining dalam menentukan posisi menteri di kabinet, sehingga banyak orang dekat JK yang masuk ke dalam pemerintahan.


Idil melihat, kali ini Jokowi pun akan mengajak dan berkonsultasi dengan wakilnya kyai Ma'ruf. Untuk sama-sama memilih nama dan posisi menteri yang cocok sebagai penggawa Kabinet Kerja jilid II.

"Apakah kyai dimintai pertimbangan atau nasihat soal kriterianya yang pas seperti apa, saya kira tetap diikutsertakan," jelas Idil.
 
"Ini kan masih jauh dan masih dalam penggodokan. Kita tunggu saja," pungkasnya.

Sebelumnya, wakil presiden terpilih KH. Ma'ruf Amin mengaku tidak memberikan masukan terkait nama menteri. Dia menyebut, masukan nama-nama menteri kabinet diberikan melalui partai politik koalisi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya