Berita

Zudan Arif Fakrullah/Net

Politik

Dirjen Dukcapil Jamin Pemberian Data Penduduk Ke Swasta Tidak Sembarangan

KAMIS, 25 JULI 2019 | 02:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemberian akses data kependudukan kepada perusahaan swasta aman dan tidak sembarangan. Sebab, hanya staf tertentu yang bisa mengakses data-data tersebut.

Begitu kata Direktur Jenderal Pendudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Zudan Arif Fakrullah saat memberi jaminan bahwa kerja sama antara Ditjen Dukcapil dengan 14 lembaga keuangan swasta aman.

Publik sempat mempertanyakan kerahasiaan data pribadi pasca kerja sama tersebut. Ini lantaran lembaga keuangan diperbolehkan mengakses nomor induk kependudukan (NIK), data kependudukan, dan KTP elektronik (KTP el).


Zudan menyebut bahwa untuk yang bisa membuka akses tersebut hanya tim khusus yang terdiri dari satu direktorat unit eselon II. Tim khusus tersebut juga bekerja berdasarkan UU Administrasi Kependudukan.

"Tim melakukan pemanfaatan data, khusus monitoring dan evaluasi," ucapnya di gedung Ditjen Dukcapil,  Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (24/7).

Jawaban itu juga berkaitan dengan kunjungan anggota Ombudsman RI, Alvin Lie ke Kantor Ditjen Dukcapil. Alvin Lie datang untuk meminta penjelasan mengenai pengawasan pemberian akses data kepada perusahaan swasta.

Baginya, kerja sama itu cukup mengkhawatirkan karena bisa membocorkan ataupun menyalahgunaan data warga negara. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya