Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo (kiri)/RMOL

Pertahanan

Polri Tangkap Noviandri, Penghubung JAD Indonesia Ke Luar Negeri

SELASA, 23 JULI 2019 | 13:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali melakukan operasi penangkapan terhadap terduga teroris. Kali ini, Tim Desnsus 88 menangkap M. Noviandri yang berperan vital menjadi penghubung Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Indonesia ke luar negeri.

"Tersangka yang ditangkap bernama Novendri. Dia adalah salah satu tersangka terorisme jaringan JAD yang memiliki koneksi atau memiliki jaring komunikasi hubungan dengan beberapa JAD yang ada di Indonesia maupun yang ada di luar negeri," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (23/7).

Selain itu, sambung Dedi, Novendri juga menjadi orang yang memiliki koneksi dengan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) disamping JAD Lampung, JAD Sibolga dan JAD Bekasi.


Sementara itu, Dedi menjelaskan, di atas Noviandri ada terduga teroris bernama Saifullah.

"Master mind-nya bernama Saifulah. Yang bersangkutan sudah diterbitkan DPO oleh Densus 88. yang bersangkutan diduga berada di suatu wilayah Khurassan, Afghanistan," ucapnya.

Untuk Saifullah, hampir sama perannya dengan Noviandri yang mengontrol JAD di Indonesia. Misalnya tersangka Yoga JAD Kalimantan yang ditangkap pada Juni 2019, Yoga orang yang juga memiliki peran penghubung antara Kelompok ISIS Indonesia maupun yang ada di Filipina.

Selain itu, Saifullah juga menyuruh Andi Baso yang memfasilitasi pasangan suami istri Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh berangkat ke Filipina dan diduga sebagai bomber di Gereja Katedral di Jolo, Sulu, Filipina Selatan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

UPDATE

PBB Harus Bertindak Usai TNI Gugur dalam Serangan Israel

Senin, 30 Maret 2026 | 16:08

Apel Perdana Pasca Lebaran, Sekjen DPD Minta Kinerja Pegawai Dipercepat

Senin, 30 Maret 2026 | 16:06

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR: Ini Menyakitkan

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Penerbangan Langsung Tiongkok-Korut Kembali Dibuka Setelah Vakum Enam Tahun

Senin, 30 Maret 2026 | 16:04

Cak Imin Kritik Cara Pandang Aparat dalam Kasus Amsal Sitepu

Senin, 30 Maret 2026 | 16:01

Pemprov DKI Segera Susun Aturan Turunan PP Tunas

Senin, 30 Maret 2026 | 15:53

Lebaran Selesai, Kemenkop Gaspol Operasionalisasi Kopdes Merah Putih

Senin, 30 Maret 2026 | 15:45

Komisi II Kulik Proker hingga Renstra KPU-Bawaslu-DKPP

Senin, 30 Maret 2026 | 15:40

Target Pengesahan RUU Hukum Acara Perdata Masih Abu-Abu

Senin, 30 Maret 2026 | 15:31

Wamenhaj RI Bahas Antisipasi Biaya dan Logistik Haji 2026 dengan Arab Saudi

Senin, 30 Maret 2026 | 15:29

Selengkapnya