Berita

Diskusi di Tebet/RMOL

Politik

PSI: Sila Pertama Tidak Memenangkan Agama Tertentu Di Atas Yang Lain

SELASA, 23 JULI 2019 | 02:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pancasila merupakan pijakan dalam bermasyarakat di tanah Indonesia. Termasuk pijakan untuk saling menghormati sesama umat beragama.

Jurubicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi mengaku miris lantaran ada kelompok yang tengah mencoba memanipulasi pemahaman sila pertama Pancasila. Mereka menginginkan kepercayaan agamanya dan interpretasi agama tertentu menjadi sebagai landasan hukum.

“Padahal, Pancasila sila pertama tidak memenangkan agama tertentu di atas agama lain karena pemeluknya lebih banyak," jelas pria yang akrab disapa Uki itu saat mengisi diskusi kebangsaan di bilangin Tebet, Jakarta, Senin (22/7). 


Dia menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara orang yang bertuhan. Sementara Konsep persatuan dan kesatuan di Indonesia merupakan konsep pluralisme. 

Dalam hal ini, Uki menangkap ada dua hal yang menjadi ancaman bagi bangsa saat ini. Pertama adalah masalah intoleransi.

“Banyak sekali misalnya. Dari yang paling basic misalnya yaitu ras, keyakinan, agama. Termasuk intoleransi dalam pilhan politik,” terangnya

Ancaman berikutnya adalah masuknya ideologi asing. Uki memberi contoh penyebaran ideologi khilafah.

“Ini sedang gencar di penetrasi. Bila itu terus terjadi wibawa Demokrasi kita runtuh. Obatnya adalah kembali kepada Pancasila," tutupnya. 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya