Berita

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda/Net

Politik

Pengamat: Kepengurusan Golkar Era Airlangga Patut Dievaluasi

SENIN, 22 JULI 2019 | 14:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Merosotnya perolehan kursi DPR RI pada pemilu 2019 dinilai menjadi salah satu pintu masuk untuk mengevaluasi kinerja Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda mengatakan, secara kualitatif perolehan kursi DPR menjadi tolok ukur penilaian kinerja kepengurusan partai politik.

"Ukuran keberhasilan seorang ketua umum adalah perolehan kursi di legislatif. Meski banyak pendapat mengatakan adanya banyak variabel yang diperdebatkan, tapi secara kuantitas perolehan kursi Partai Golkar ini patut dievaluasi," kata Hanta kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/7).


Hanta mengatakan, sejak era reformasi, perolehan kursi Golkar secara konsisten terdegradasi. Pada 2004 partai berlambang pohon beringin ini menjadi pemenang Pemilu dengan 128 kursi. Kemudian turun menjadi 106 kursi di pemilu 2009, turun lagi menjadi 91 kursi di pemilu 2014, dan 85 kursi di pemilu 2019.

"Ada penurunan yang konsisten yang kalau tidak segera dibenahi akan menyebabkan perolehan kursi ini akan turun lagi," ucap Hanta.

Hanta juga memberi catatan kritis terhadap peran partai berlambang pohon beringin ini selama periode pemerintahan Jokowi yang berbeda dengan saat pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Secara kualitas bagaimana? Peran Golkar di pemerintahan tentu juga akan diukur. Saya tidak melihat peran Golkar di era Jokowi, padahal itu kepiawaian Golkar. 10 tahun bersama SBY, Golkar sangat piawai memainkan bandul politik. Di era Jokowi, Golkar hampir tidak ada warnaya," tandas Hanta.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya