Berita

Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin/Net

Politik

"Penyakit" Yang Harus Segera Diobati Di Kabinet Jokowi

SENIN, 15 JULI 2019 | 05:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Menyambut pemerintahan baru, Presiden terpilih, Joko Widodo diharapkan mengoreksi menteri di kabinetnya yang selama hampir lima tahun membantu membangun Indonesia.

Bagi Direktur Survei and Polling Indonesia (SPIN), Igor Dirgantara, 'penyakit' laten menteri-menteri Jokowi adalah soal koordinasi.

"Kelemahan kabinet Jokowi sampai sekarang adalah soal koordinasi. Contohnya adalah polemik terbuka Bulog terkait stok beras," kata Igor kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (14/7).


Selain masalah pangan, koordinasi di kementerian lain juga masih menjadi masalah. oleh karena itu, kata Igor, koordinasi di antara kementrian mutlak perlu diperbaiki.

Selanjutnya, PR besar Jokowi dalam memimpin RI lima tahun mendatang datang dari sektor moneter. Dikatakan Igor, pelemahan rupiah diprediksi masih akan berlanjut. Begitu juga dengan dampak rasio beban utang pemerintah terhadap produk domestik bruto (PDB).

Bagi Igor, pemilihan menteri di kabinet Jokowi-Maruf harus dipikirkan secara matang agar tak mengulang kinerja buruk di periode sebelumnya.

Di sisi lain, Jokowi juga diharapkan tak terpaku pada desakan partai politik pengusung untuk menentukan sosok pengisi jabatan kementerian strategis.

"Walaupun nanti partai politik pengusung diduga akan mendominasi wajah menteri di kabinet baru, namun kompetensi, rekam jejak, integritas harus menjadi tolak ukur penggunaan hak prerogatif oleh presiden," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya