Berita

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah/Net

Politik

Fahri Hamzah Kritik Konsep Negara Hukum Yang Hilang Di Visi Jokowi

SENIN, 15 JULI 2019 | 04:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pidato visi Indonesia yang disampaikan oleh Presiden terpilih, Joko Widodo dinilai masih butuh penjelasan lebih lanjut dan detail soal visi pemerintahan lima tahun ke depan.

Oleh karenanya, Wakil Ketua DPR RI, Fahri hamzah berharap akan ada banyak pakar yang menjelaskan pandangan Jokowi itu.

"Setelah pidato Pak Jokowi, saya berharap akan banyak jurubicara yang menjelaskan apa makna pidato itu. Ayolah yang pinter-pinter muncul," kata Fahri Hamzah di akun twitternya, Senin dinihari (15/7).


Dalam pidatonya, Jokowi setidaknya mengungkap lima visi dalam memerintah Indonesia periode kedua bersama dengan Wakil Presiden terpilih, Maruf Amin.

lima hal yang disorot adalah soal pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia (SDM), mengundang investasi dan membuka lapangan kerja, mereformasi birokrasi, dan terakhir adalah penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) secara tepat sasaran.

Namun demikian, pelopor Gerakan Arah Baru (Garbi) ini menduga banyak masyarakat yang tak paham dengan pidato yang disampaikan presiden terpilih. Termasuk dirinya sendiri yang menganggap ada hal yang terlupakan dari visi presiden.

"Saya misalnya, enggak paham tentang 'hilangnya' konsep negara hukum dalam pidato itu. Saya agak khawatir!," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya