Berita

Menteri Keuangan, Sri Mulyani/Net

Politik

Defisit Perdagangan, Jokowi Diprediksi Akan Tetap Pertahankan Sri Mulyani Di Kabinet Baru

SENIN, 15 JULI 2019 | 02:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sentilan Presiden Joko Widodo kepada sejumlah kementerian yang kerjanya tak optimal adalah sinyal potensi reshuffle pada pembentukan kabinet baru.

Hal itu dikatakan oleh pengamat politik Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara dalam menanggapi teguran Jokowi kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignatius Jonan serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno dalam sidang kabinet di Istana Bogor beberapa waktu lalu.

Igor berpandangan, adanya defisit neraca perdagangan yang cukup lebar serta kebijakan impor komoditas yang jor-joran menjadi alasan yang cukup bagi Jokowi untuk merombak kabinet di pemerintahan baru bersama dengan KH Maruf Amin sebagai Wakil Presiden.


"Potensi perombakan Kementrian Perdagangan sangat kuat. Begitu juga reshuffle untuk Menko Perekonomian, Menteri LKH, ESDM, Pertanian, BUMN, Menteri Perhubungan, dan Kepala BKPM," kata Igor kepada Kantor Berita RMOL, Minggu (14/7).

Selain kinerja buruk, adanya indikasi dugaan kasus hukum yang kerap menyebut beberapa nama menteri juga diyakini akan menjadi pertimbangan presiden untuk tak memakai jasa menteri yang bersangkutan.

"Menteri Agama dan Menpora otomatis diganti karena indikasi dugaan kasus korupsi oleh KPK. Kemungkinan hanya Sri Mulyani yang tetap bisa bertahan di kabinet baru selanjutnya, mungkin di pos kementrian yang berbeda," tandasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya