Berita

M Nazaruddin/Net

Hukum

Mangkir Lagi, KPK Beri Peringatan Keras Untuk Nazaruddin Bersaudara

SABTU, 13 JULI 2019 | 04:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan peringatan keras terhadap tiga orang saksi yang kerap mangkir dari pemeriksaan penyidik KPK.

Tiga orang saksi itu ialah kakak beradik Anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Nasir dan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazarudin serta Caleg DPR RI Gerindra, Muhajidin Nur Hasim.

"Kami ingatkan agar para saksi bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan penyidik pada waktu yang ditentukan," tegas Jurubicara KPK, Febri Diansyah dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (12/7).


Ketiganya tidak hadir ketika akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Indung (IND) Staf PT Inersia, terkait dugaan penerimaan gratifikasi dari eks Anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso (BSP) atas proyek pengangkutan pupuk di bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK) dan dugaan penerimaan terkait Dana Alokasi Khusus (DAK).

"KPK telah melakukan pemanggilan terhadap 3 saksi untuk tersangka IND (Indung) untuk mendalami informasi terkait proses penganggaran DAK dan sumber dana gratifikasi ke BSP (Bowo Sidik Pangarso)," jelas Febri.

Muhajidin pernah dijadwalkan pemeriksaan pada Jumat (5/7) pekan lalu dan tidak hadir pula pada pemeriksaan hari ini Jumat (12/7). Kemudian, kakak beradik M Nasir dan M Nazarudin pun keduanya tidak hadir pada jadwal pemeriksaan Selasa (9/7) lalu.

Adapun, untuk M Nazarudin dijadwalkan diperiksa di Lapas Sukamiskin Bandung. Namun, dia mengeluh sakit sehingga batal diperiksa oleh penyidik KPK.

"Yang bersangkutan (Nasarudin) sakit dan tidak jadi diperiksa. Akan dijadwal ulang," tutup Febri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya